^^

Terimakasih atas kunjungannya^^ Semoga harimu selalu dipenuhi dengan kesenangan dan keberkahan. Sudahkah anda bersyukur untuk hari ini??

Ads Here

Senin, 25 Mei 2026

Fase Tidak Tahu


Di fase ini, ada seseorang yang merasa tak tau harus apa, harus cerita apa, harus cerita ke siapa dan kemana, bagaimana membahasakannya dengan baik, agar idenya terdengar keluhnya tersampaikan namun tidak mendapatkan cap "Curhat di Sosmed", maka mari uraikan disini saja. 

Ada kisah, seorang istri yang sedang berjauhan dengan suami, kepala dia penuh dengan segala tanya, pikir, ide dan lainnya. 
Suaminya terbuka akan mendengarkan apapun, namun keterbatasan waktu membuat komunikasi yang awalnya intens menjadi lebih banyak kompromi dan mengerti kondisi. 
Ya, jauh disana sang kapten sedang sibuk dengan jihad nafkah materinya, dan di sini seorang istri menahan diri untuk bercerita karena takut membebani pikiran kaptennya. 

Sudut pandang bisa berbeda pun bisa dipilih, apakah menganggap ini bagian dari perjuangan untuk hidup yang lebih baik di masa depan, atau menjadi calon-calon kesalahpahaman atau mungkin bisa juga menjadi celah mencari tempat lainnya untuk menumpahkan segala yang menumpuk di pikirannya (sosmed) misalnya. 

Akhirnya, dia memilih sosmed tergelap dan terasing agar jauh dari pantauan publik, sosmed yang mungkin tidak bisa dibilang sosmed, mari menyebutnya privatemed. 

Ya.. Pada akhirnya, mari berdamai dengan segala lika liku LDM yang akan usai pada waktunya nanti. 
Perbanyak sabar, hudznuzhan, doa yang baik-baik, dan jadikanlah Allah satu2nya tempatmu bercerita, tegar ya. 


Senin, 11 Mei 2026

Pergulatan Waktu


Tak semua sedih berawal dari rasa kecewa dan hal tak mengenakan, namun kebanyakan berawal dari ekspektasi yang ketinggian. 

Jarak ini sungguh membawa pilu di hati, tak terhitung jumlah bulir air mata yang jatuh karena banyak pesan yang tak tersampaikan tepat pada waktunya. 

Hal-hal berlalu, tanpa ada yang peduli cerita dibaliknya. 

Huh! YaRabb, kuatkan ya. 

Kamis, 07 Mei 2026

Kaidah: Apa yang belum kita miliki akan nampak Lebih Indah


"Apa apa yang Allah tetapkan untukmu, maka pasti akan datang untukmu dalam keadaan apapun"

Rezeki, jodoh, kematian merupakan ketetapan yang pasti dari Allah. Ada kalanya ketetapan itu seperti tak sesuai dengan hati. Namun, Allah mengingatkan kita bahwa "Apa yang menurutmu baik belum tentu baik untukmu dan apa yang menurutmu buruk belum tentu buruk bagimu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, dan kamu tidak mengetahui".

Jika sekarang dirimu mulai merasa banyak kekurangan yang kau miliki, banyak cobaan yang kau hadapi, maka sesungguhnya masih banyak cobaan lain menunggumu di depan. 

Siap ya. 

Rabu, 22 April 2026

Membangun Menara Cinta


Membangun cinta ternyata bukan perkara mudah, terlebih yang membangunnya hanyalah dua insan biasa yang mengikat janji kepada TuhanNya untuk selalu bersama dalam suka maupun duka.

Dalam suka, cinta mudah tumbuh merekah, menenggelamkan rasa gemuruh di dada dalam dekapan hangat sebuah rasa. 
Namun dalam suka, cinta justru dibentuk oleh benturan sajak mawar yang nampak indah padahal berduri dan menyakitkan saat digenggam.

Ialah cinta, yang tak hanya pasif menerima, namun juga aktif membangun meski tak punya apa-apa. 
Ialah cinta, saat kau bertahan bersama kekurangan dan menjadikannya pijakan bertumbuh bersama. 
Ialah cinta, ketika salah satu yang tau jalan, mulai membangun strategi mengajak pasangannya agar berjuang di jalan yang benar menurut-Nya. 
Ialah cinta, saat dua insan beda kepala menginginkan hal berbeda namun harus berkompromi satu sama lainnya. 
Ialah cinta, yang tetap tersenyum bak raja dan ratu diantara gerutu yang tak tentu. 
Ialah cinta, saat dua insan tak dapat saling meninggalkan hanya karena tak sepaham. 
Ialah cinta, ketika dua insan sadar, pengorbanan yang ia lakukan, semata persembahan untuk TuhanNya. 
Ialah cinta, yang menunjukkan jalan ketenangan, jalan kembali pada RabbNya yang penuh keajaiban. 

Apakah arti cinta bagimu tuan? 

Jumat, 10 April 2026

Kisah Sang Kapten


Mari kita mulai hari ini dengan obrolan tentang berpasangan. Dalam hidup semua hal ada pasangannya, rasa takut berpasangan dengan keberanian, rasa ragu berpasangan dengan keyakinan, lalu apa pasangan rasa khawatir? Apakah berani ataukah percaya diri?. 
Mari menapakinya dimulai dari tangga cerita. 

Seorang kapten kapal diberi tugas mengemudikan kapalnya untuk menuju ke sebuah pulau yang dia tidak begitu kenali, peta yang dia dapatkan pun samar dan petunjuk-petunjuk yang ada di peta tersebut masih sulit dipahami oleh sang kapten. 
Sang kapten bertanya pada kapten lainnya, namun jawaban yang ia dapatkan adalah sama, kerjakan saja tugas yang diberikan, jika terasa sulit maka belajarlah untuk memahami dan mencari jalan keluarnya. 

Tak puas dengan jawaban dari kapten lainnya, ia pun merasa dirinya tak pantas menerima tugas tersebut. 
Suatu hari Sang kapten melihat peta yang dipegang oleh kapten lainnya dan melihat bahwa kapten lain pun diberikan peta yang sama, peta yang samar dengan legenda yang susah dipahami pula, namun kapten lain fokus untuk menyelesaikan misi tersebut hingga tuntas dan akhirnya berhasil menggapai pulau yang dimaksud walau dengan segala rintangan. 

Kini, Sang kapten kita sedang berusaha memperjelas peta ke pulau tujuan, kini ia berpikir jika legenda tidak jelas, maka dia yang tentukan legendanya, jika peta nya samar, maka ia berhenti mengeluh dan fokus pada tujuan. Sesekali berat dan ingin menyerah, tapi dia tau bahwa di kapal ini dialah kaptennya, dan dia tidak sendirian. 

Tamat

Rabu, 11 Maret 2026

Ibadah terpanjang itu bukan pernikahan tapi ternyata 'Belajar'


Seseorang menyadarkanku bahwa "Ibadah terpanjang itu bukan 'pernikahan' tapi 'belajar' "


Gelisah tak Berujung? Mungkin Allah sedang Panggil Kamu, tapi Kamu Reject terus panggilannya


Engga tau, rasanya gak jelas, ga terdefinisikan, mungkin karena terlalu bodoh? Jadi engga bisa mendeskripsikan perasaan apakah ini. 

Seperti gegana, gelisah galau merana, padahal engga ada masalah urgent yang kelihatan di mata, semua terasa cukup, tapi hilang arti, hampa makna. 

Yang terasa hanyalah kumpulan rasa bersalah yang tiada hentinya. 

Lalu hati terus berbisik, sepertinya aku bukan orang baik, aku ga setulus orang lain, aku bukan orang yg peka, aku gak dibutuhin org lain, keknya dunia ini baik2 aja tanpa aku, apa gunanya? dan label buruk lainnya. 

Aduh.. Bahaya! 
Kehilangan motivasi dalam diri sebagai orang dewasa itu sebuah alarm, ada yang sedang tidak beres dalam jiwa. 
Perlu berbenah, namun tak tahu harus darimana. 
Perlu bicara namun tak tahu apa yang akan dibicarakan. 

Apakah waktunya ke profesional? 
Pun tak punya jawaban. 

Cari Blog Ini